Sebuah Rindu dalam Kotak Surat

Ada sesuatu yang tak biasa mampir ke kotak Surat elektronikku pagi ini. Sebuah hadiah ulang tahun! Ia datang bersama sepucuk surat. Benar-benar kejutan di bangun tidurku pagi ini. Segera kuunduh dan kubuka.
Sebuah “Rindu” mengalun dengan latar belakang gerimis dan sedikit suara-suara percakapan.

Rumah kosong
Sudah lama ingin dihuni
Adalah teman bicara
Siapa saja atau apa
Siapa saja atau apa

Jendela, kursi atau bunga di meja
Jendela, kursi atau bunga di meja
Sunyi…
Menyayat s’perti belati

Meminta darah yang mengalir dari mimpi
Meminta darah yang mengalir dari mimpi…

Sebuah puisi berjudul Rindu karya Subagio Sastrowardoyo yang dimusikalisasi oleh Banda Neira.

Pengirimnya, tak lain dan tak bukan adalah seorang kakak yang pertama kali mengenalkan Banda Neira kepadaku. πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s